18. Melebihi Pelangi

Melebihi Pelangi

Bukan kopi, bukan rokok, bukan roti bakar, bukan lampu remang, juga bukan hujan...

Tak pantas kenanganku seharga kopi, rokok, atau roti bakar
Tak juga pantas disamakan lampu remang atau hujan yang merepotkan

Kenanganku melebihi pelangi yang manja
Mesti digandeng hujan ‘tuk diantar ke antara awan

Kenanganku melebihi pelangi
Ia jemput aku di tiap nafasku
Ia peluk aku dalam sunyiku

Jakarta, 13 Juni 2017

Komentar